Profil Akhlaq Seorang Bidan

0
946

Saya akan mengartikan secara lebih “bebas” atau fleksibel mengenai akhlaq ini dengan masalah kepribadian. Hal ini saya hubungkan dengan kepribadian kita yang sesungguhnya sebagai seorang bidan sehingga sehari-harinya di dalam menjalankan profesi menampakkan kemusliman kita dan bahwa kita adalah bidan yang muslimah dan beda dengan yang lainnya.

Pertama, sebagai seorang muslimah, seorang bidan harus menunjukkan diri­nya sebagai yang menjalankan tugasnya secara profesional, penuh tanggung­ jawab dan di atas segalanya adalah niat ibadah semata kepada Allah.

Kedua, seorang bidan harus dan wajib mensyukuri nikmat ilmu dan profesi­nya. Lewat itulah seorang bidan bisa beramal seluas-luasnya baik dalam konteks hablun min Allah wa hablun min al-Nas (hubungan jalinan kepada Allah dan manusia).

Ketiga, karena profesi seorang bidan banyak berhubungan dengan manusia dalam arti individu dan keluarga, maka lewat profesinya memungkinkan hal itu dijadikan sebagai sarana perluasan hubungan ukhuwah Islamiyah.

Keempat, setiap bidan hendaknya meningkatkan kualitas intelektual, memperluas wawasan keilmuan dan referensi untuk menunjang karier terutama dalam memenuhi tuntutan perkembangan ilmu, teknologi dan informasi.

Kelima, seorang bidan senantiasa menanamkan keyakinan pada diri sendiri bahwa apa yang dilakukannya itu mampu ia pertanggungjawabkan konseku­ensinya di akhirat kelak. Oleh karena itu, berbuat yang ahsan (terbaik) dalam menjalankan profesi dari waktu ke waktu adalah filosofi akhlaq Islam yang harus diwujudkan pada semua lapisan masyarakat.

Editor :RAA